Pasar Badog “Pasar Tradisional Desa Toyareka “

Pasar Badog! Mendengar nama pasar itu, Pikiran pun akan melayang ke berbagai penganan dan jajanan lezat. Ya, Pasar Badog memang pasar makanan dan aneka jajanan. Baik yang belum diolah maupun siap santap tersedia disini.

Kata ‘Badog’, dalam bahasa banyumasan memiliki arti makan. Tak heran jika Pasar Badog pun jualanya adalah ‘badogan’ atau makanan semua.  tapi jangan gunakan kosakata ‘badog’ untuk makan atau ‘badogan’ untuk makanan dalam percakapan sehari-hari dengan orang yang lebih tua. Karena ‘badog’ dan ‘badogan’ merupakan bahasa kasar (ngoko).pasar ini  sering juga disebut pasar grumung karena banyaknya orang yang berkumpul disitu

Pasar Badog, berlokasi di Desa Toyareka, Kecamatan kemangkon , tak jauh dari tugu perbatasan antara  desa mewek dan desa toyareka. Tak akan sulit mencarinya karena lokasinya tepat berada di jalur jalan utama.
Lalu sejak kapan pasar itu berdiri? Jarang orang yang mengerti bagaimana sejarahnya, hanya  beberapa orang tua yang tinggal disekitar pasar tersebut mengatakan bahwa pasar di tepi jalan raya itu ada sejak lama. Sejak awal, pasar itu hanya menjual dagangan utamanya berupa jajanan  tradisional namun sekarang tidak hanya jajanan tradisional saja yang dijual dipasar ini pada hari – hari tertentu pasar ini juga dipadati dengan penjual yang menjual dagangan berupa baju , sandal, alat – alat dapur dll

” menurut salah satu pedagang jajanan di pasar .. pasar badog selalu ramai setiap harinya , apalagi pada hari libur banyak pengunjung yang datang dari desa lain”

Penjual di pasar ini sebagian besar merupakan kaum hawa penduduk asli Desa Toyareka tetapi banyak juga yang  berdatangan dari desa-desa di seluruh pelosok Purbalingga untuk menjual penganan yang menjadi barang dagangan utamanya. Penganan itu sebagian besar berasal dari komoditas pertanian. Banyak makanan tradisional yang dijual disini seperti kue lapis, klepon , cenil, lopis dan banyak lagi yang lainnya

Kompleks Pasar Badog sebenarnya tak begitu luas, karena pedagang menjual daganganya hanya dipinggir – pinggir jalan raya , tidak ada kios atau tempat tetap .
Oleh karena itu, lalu lintas pun akan sedikit  terganggu biasanya pasar ini hanya buka dari jam 04.00 sampai 09.00 pagi jadi kalau ingin berkunjung ke pasar ini untuk menikmati jajanan tradisional sebaiknya datang pada jam itu . tidak ada hari pasaran di pasar ini anda bisa datang setiap harinya…. Asal dijam pagi yah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *